Heroes

29Nov07

Saya terbangun di sebuah ruangan putih, di tengah orang-orang yang riuh rendah merayakan sesuatu. Rupanya pesta pertunangan, namun wajah calon mempelai terasa asing. Saya memutuskan untuk keluar ruangan sampai tiba di sebuah ruangan kecil yang terlihat seperti ruang dokter gigi, profesi yang horor. Seorang dokter berdarah India sedang memeriksa pasien yang duduk di atas kursi, lengkap dengan peralatan yang belum pernah saya lihat sebelumnya.

Kehadiran saya membuat dokter menghentikan pekerjaannya. “Come here, let’s see what you can do”. Saya bingung karena tidak merasa memiliki kekuatan apa pun. Namun saya menuruti permintaannya. Dia meminta saya untuk mendemonstrasikan kekuatan, tapi saya gagal.

Saya diminta untuk keluar ruangan menuju ruangan lainnya yang sangat terang sehingga menyilaukan. Ada 2 wajah yang saya kenal, kawan dari masa lalu. Mereka bertanya dengan antusias, “What can you do?” “Nothing” “Why are you here?” “I don’t know. I wake up and find myself in this strange place” “You must be special that they brought here here” “I.. I don’t know”

Seorang mengambil jam dari dalam lemari kaca. Jam yang sama dengan jam di dalam kamar saya. Mereka meletakkannya di atas kursi dan meminta saya berkonsentrasi, “Come on. Perhaps you can stop the time” Terbayang sebuah adegan dimana sang tokoh dapat memundurkan waktu selama 2 detik di kubikal kerjanya. Saya berkonsentrasi, berharap dapat melakukan hal yang sama, tapi tidak ada yang terjadi. “You must try harder!”, kata seorang yang lain.

Saya kembali berusaha dan tiba-tiba jam bergerak seperti tersentil. “See, you can do it. Come on, try it again.” Saya berusaha lebih keras dan jam terbang menabrak pintu. “Wow! You can move things with your mind!” Terperangah oleh kemampuan sendiri, saya mencoba dengan kursi dan meja. Berhasil!

Tiba-tiba pintu didobrak oleh sekelompok orang berjas hitam. Seketika saya sadar, mereka adalah orang-orang suruhan The Company yang ditugaskan untuk menandai dan memusnahkan kekuatan para manusia spesial. Salah seorang dari mereka mengarahkan pistol ke arah saya, namun berhasil saya lempar sebelum sempat ditembakkan.

Pertempuran semakin berbahaya. Sebagian besar penghuni ruangan sudah berhasil ditangkap. Saya sendiri sudah terluka dan kelelahan. Dari arah kanan, sebilah samurai disabetkan ke tempurung kepala saya. Saya tak sanggup untuk melempar samurai, saya terlalu lelah. Samurai hanya tinggal berjarak 1 inci dari kepala saya dan “DEG!”, saya terbangun di ruangan lain.

Saya pandangi langit-langit ruangan. Mirip dengan kamar saya, namun terasa berbeda, terlalu sunyi. Saya berjalan terhuyung-huyung menuju jam weker, sama persis dengan yang terlempar ke pintu. Saya berkonsentrasi dan “Setttt”, sunyi senyap. Tidak ada suara jam berpindah tempat. Saya berusaha lebih keras dan “Shett!!”, suasana kamar masih sama heningnya.

Lamat-lamat saya pandangi jam weker dan kesadaran mulai menghampiri. Damn, sudah jam 7!! Saya terlambat ke kantor. Saya segera menuju kamar mandi untuk berbenah diri. Dalam waktu kurang dari 10 menit, saya sudah bertengger di atas sadel motor ojek sambil melamun, “ahhh.. andaikan itu nyata..”

PS:
Thanks berat Fel, untuk episod 9-nya. Pokoknya, you’re the best lah😀



2 Responses to “Heroes”

  1. 1 fans_gak_penting

    Biasanya kalau udah mimpi gak penting kayak begitu, tanda sudah kebanyakan nonton deh..

    Justru itu karena udah 2 minggu gak nonton, jadi alam bawah sadar gw ber-‘teriak’ yang dimanifestasikan dalam bentuk mimpi *sotoy*

  2. sempet mandi lu syn? gw sih kalo udah gtu, cukup cuci muka, rapiin rambut, semprot2 minyak wangi, trus lgs cabut.. hehehehe..

    Sami mawon he3x


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: